Tentang Localhost

06.17.2010 · Posted in basic webmaster

Ketikkan pada browser anda “localhost”. Apa yang anda lihat?¬† Tentunya tampilan sebagai berikut:

Ternyata yang keluar adalah tampilan error pages. Ini berarti komputer anda belum terinstal web server. Sebenarnya ada banyak sekali webserver software diantaranya: apache, iis, xitami, Omni, sambar, dan sebagainya. Namun kita gunakan yang umum digunakan yaitu apache web server. Mengapa harus apache?Karena apache memiliki kelebihan:

  1. Open source dan tentunya free software.
  2. Apache dapat berjalan di beberapa sistem operasi seperti: nix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya.
  3. Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigurasi, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi lebih mudah.
  4. Fleksibel dan mudah disettingnya
  5. Kehandalannya telah teruji

Meskipun juga apache memiiki beberapa kelemahan seperti:

  1. web server Apache tidak memiliki kemampuan mengatur load seperti IIS, sehingga akan terus mem-fork proses baru hingga nilai MaxClients tercapai atau hingga batas yang diizinkan oleh OS. Ini tentunya menguntungkan penyerang karena habisnya RAM akan lebih cepat terjadi.
  2. Apache tidak memproses karakter kutip dalam string Referrer dan User-Agent yang dikirimkan oleh Client. Ini berarti Client dapat memformulasi inputnya secara hati-hati untuk merusak format baris log akses.
  3. Terganggunya proses upload data, yang bisa menyebabkan software salah dalam menerjemahkan ukuran data yang masuk. Dengan celah tersebut, hacker dikabarkan dapat mengeksploitasi kerentanan dengan cara mengirimkan request pada server Apache bersangkutan. Versi yang cacat tersebut adalah seluruh generasi Apache 1.3 dan versi 2 hingga 2.0.36. Server yang diserang hacker memanfaatkan kelemahan ini akan mengalami DoS, alias server itu tak bisa diakses. Dalam sejumlah kasus, penyerangnya dapat menjalankan pilihan kodenya

Instalasi apache cukup mudah  anda bisa mendownloadnya di www.apache.org sedangkan untuk linux sendiri biasanya sudah built-in alias tinggal pakai saja.

Jika sudah install apache kembali pointkan browser anda ke “localhost”. Apa yang nampak? ya benar tulisan “it work”. Ini menandakan bahwa komputer anda telah terinstal web server (apache).

Lalu sebenarnya apa gunanya localhost ini? Ini adalah dasar kita sebagai webmaster. Di localhost ini nantinya kita dapat mulai mengerjakan project script-script yang kita buat tanpa harus koneksi dengan internet. Kita juga dapat mencoba berbagai macam CMS seperti: joomla, drupal, wordpress, e107, phpbb3, vbulletin, smf, zencart, oscommerce, dan sebagainya di komputer lokal kita.



Incoming search terms:

Related Article

2 Responses to “Tentang Localhost”

  1. saya pernah denger kata “local host” tapi lum paham. setelah baca postinge mas ne jadi sedikit ngerti. kayaknya harus dicoba ne biar hemat koneksi internet juga kalau mau ngoprek blog. heheh…

    makace ya mas infonya

  2. siip gan,,mudah di pahaami

Leave a Reply

This Blog will give regular Commentators DoFollow Status. Implemented from IT Blögg