Ini Eranya Paket Data (Era Digital)

Jika beberapa tahun yang lalu, mungkin sekitar 2-3 tahun ke belakang SMS dan voice masih merajai. Saat ini mungkin hanya beberapa orang yang masih menggunakan. Penjualan pulsa pun mungkin saat ini sudah tidak sebaik dulu.

Saat ini penjualan pulsa banyak yang beralih ke paket data. Meskipun sedikit terhalang dengan registrasi prabayar namun hal tersebut tidak menyurutkan penjualan paket data.

Telepon yang semula berbasis voice kini menggunakan sistem VOIP berbasiskan internet. Kelebihannya jika dibandingkan telepon biasa, telepon berbasis internet bisa video call. Realtime bisa lihat wajah yang ditelpon.

SMS dan MMS kini tergantikan aplikasi berbasis pesan seperti Whatsapp atau telegram. Kelebihannya bisa kirim emot icon dan bisa tau pesan sudah dibaca penerima atau belum. Jika MMS dihitung per pesan dengan maksimal gambar 50Mb. Dengan aplikasi perpesanan, selama ada paket data bisa kirim gambar hingga 500 Mb.

Sekarang, pesan makanan bisa menggunakan jasa ojek online. Selain diantar ke rumah buat kamu yang bokek bisa memanfaatkan promo yang ada. Sudah makanan diantar masih dapat potongan harga.

Kemajuan jaman memang tidak dapat dilawan, bahkan ke depan saya membayangkan tidak akan ada uang tunai berseliweran di masyarakat. Pembayaran hanya akan menggunakan sistem tap melalui kartu atau bahkan melalui ponsel. Hal ini ditandai dengan banyaknya dompet berbasis aplikasi semacam OVO, DANA, atau GOPAY.

Kelebihannya dibanding uang tunai nantinya lari uang akan terlihat oleh negara. Koruptor tentunya akan berfikir dua kali karena larinya uang akan terdata, pengemplang pajak akan terlihat karena tidak bisa mengelabui data pajak dengan menyimpan uang tunai di brankas. Hal ini sudah mulai dilakukan di Cina.

Kesimpulannya, jika kita tidak ingin tergilas jaman harus bisa mengikuti perkembangannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *