Keuntungan Investasi Obligasi Ritel Dan Juga Berbagai Bentuk Rasio Keuangannya

Obligasi ritel adalah salah satu alternatif investasi yang menguntungkan dalam jangka waktu menengah, tetapi anda harus mengetahui terlebih dahulu karakteristik investasi obligasi ritel tersebut supaya mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal . Obligasi ritel merupakan surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan nilai rupiah minimal  5 juta  maupun jumlah diatas itu dengan kelipatan 5 juta . Pembayaran obligasi ritel dilakukan setiap bulan dalam Jangka waktu tiga atau lima tahun dan bunganya ditetapkan sendiri oleh pemerintah. Pendapatan bunga dari  obligasi tersebut dikenakan pajak akhir sebesar 20 persen . Pemerintah bisa membeli kembali obligasi ritel sebelum jatuh tempo dengan harga pasar. Pemerintah sebagai penerbit obligasi ritel juga menjaga keamanan data pemilik obligasi ritel .

Pihak yang terkait dengan pengelolaan surat utang negara atau disingkat SUN hanya bisa melakukan publikasi data dan informasi mengenai surat utang negara setelah mendapat persetujuan tertulis dari menteri keuangan. Dalam membeli obligasi ritel anda bisa membeli dari agen penjual , bisa dari Bank maupun perusahaan sekuritas yang sudah ditunjuk oleh pemerintah. Langkah dalam pembelian obligasi riteI sangat gampang , anda hanya perlu datang ke bank atau perusahaan sekuritas yang menjadi agen penjual lalu membuka rekening dan melakukan pendaftaran untuk menjadi nasabah agen penjual, kemudian memberikan uang anda ke rekening agen penjual sesuai dengan nilai investasi yang anda inginkan . Lalu anda mengisi kelengkapan formulir pemesanan yang dilampiri dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk . Setelah itu, pemerintah akan menetapkan hasil pembagian kepada masing-masing agen penjual tentang investor yang mendapatkan bagian dari pembelian obligasi ritel . Jika anda tidak mendapatkan hasil dari pembagian , anda akan menerima uangnya kembali sehari setelahnya atau 3 hari sesudah pengumuman pembagian . Apabila anda membutuhkan likuiditas maka anda bisa menjual obligasi ritel yang anda miliki kapan saja di pasar modal dengan menghubungi agen penjual anda. Opsi lain bila anda tidak ingin menjual obligasi yang kamu miliki saat sekarang dekaranakan pertimbangan lain, tetapi anda perlu suntikan dana dalam waktu singkat bisa memanfaatkan dana pinjaman tanpa jaminan dengan catatan dana yang kamu butuhkan dapat dikembalikan dengan tempo waktu yang singkat.

Dilihat dari segi bentuk resiko kredit, obligasi ritel bisa dikatakan sangat aman karena dijamin oleh pemerintah. Anggapan ini ditentukan oleh kinerja pemerintah, umumnya dalam hal pengelolaan keuangan, utang negara serta perekonomian supaya bisa  mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan tingkat inflasi yang terkendali. Suku bunga tetap dan keamanan terjamin yang didapatkan pemegang obligasi ritel adalah salah satu daya tarik tersendiri . Investasi saham yaitu kepemilikan atau pembelian berbagai saham perusahaan oleh suatu perusahaan lain maupun perorangan dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan tambahan diluar pendapatan dari usaha utama nya. Jadi ,  saham adalah salah satu instrumen pasar modal yang diperhitungkan di pasar bursa efek yang digunakan oleh perusahaan untuk kelangsungan hidup perusahaan dalam membutuhkan dana dari masyarakat .

Berikut ini beberapa keuntungan yang didapatkan seorang investor yang mempunyai  saham perusahaan lain ;

  1. Bisa saja mendapatkan dividen , dividen adalah sebagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham.
  2. Bisa saja mendapatkan capital gain , capital gain adalah keuntungan yang didapatkan pemegang saham dari hasil jual beli saham, biasanya berupa selisih nilai jual yang lebih tinggi dari nilai beli yang lebih rendah.
  3. Bisa saja mendapatkan hak atas saham bonus.
  4. Masa kepemilikan tidak terbatas dan akan berakhir ketika investor menjual kembali saham tersebut di bursa efek.
  5. Memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham .

Dengan membeli saham suatu perusahaan pada intinya anda sudah mempunyai sebagian hak kepemilikan atas perusahaan tersebut. Semakin banyak saham yang anda beli tentu semakin banyak juga bagian kepemilikan anda terhadap perusahaan tersebut. Saat perusahaan yang sahamnya anda beli mendapatkan keuntungan, maka anda juga berhak atas keuntungan tersebut yang dinyatakan dalam dividen. Kepemilikan saham atas perusahaan umumnya disebut sebagai ekuitas . Dalam menambah pengetahuan , maka anda juga perlu mengetahui  tentang saham LQ-45. Saham LQ-45 yaitu indeks yang pertama kali diterbitkan pada tanggal 24 Februari 1997 yang terdiri dari 45 saham-saham yang aktif diperjualbelikan. Pertimbangan yang menentukan pemilihan saham yang masuk Indeks LQ-45 adalah likuiditas dan modal pasar yang tinggi yang dipilih melalui beberapa kriteria pemilihan seperti berikut ini

  1. Harus masuk dalam urutan 60 terbesar lebih dulu dari total transaksi saham di pasar reguler dan rata-rata nilai transaksi selama satu tahun terakhir .
  2. Urutan sesuai dengan kapitalisasi pasar atau rata-rata nilai kapitalisasi pasar selama setahun terakhir .
  3. Sudah tercantum di BEI minimal tiga bulan.

Analisis pasar atau sekuritas yang berpusat pada indeks saham, harga atau statistik pasar yang lain dalam menemukan pola yang mungkin bisa memprediksikan dari pandangan yang sudah dibuat.  Analisis yang mempunyai anggapan bahwa saham merupakan komoditas perdagangan yang pada bagiannya, permintaan dan penawaran adalah manifestasi kondisi psikologis dari pemodal. Analisa fundamental yaitu metode analisis yang didasarkan dari sifat dasar ekonomi suatu perusahaan .

Dalam mengukur fundamental ekonomi perusahaan perlu dilakukan dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yang bisa dilakukan dengan beberapa rasio keuangan. Seluruh rasio keuangan mempunyai kegunaan , tujuan, dan arti tertentu. Lalu , seluruh hasil dari rasio yang diukur ditafsiran sehingga menjadi berarti untuk pengambil keputusan. Berikut ini merupakan berbagai bentuk rasio keuangan :

  1. Rasio Likuiditas atau Liquidity Ratio , rasio likuiditas adalah rasio yang menjelaskan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban dalam jangka waktu pendek. Selain itu, rasio likuiditas juga menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar semua utang jangka pendeknya yang jatuh tempo maupun rasio untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam membiayai serta memenuhi kewajiban utang  ketika ditagih.
  2. Rasio Solvabilitas atau Leverage Ratio , Rasio solvabilitas juga bisa dikatakan sebagai rasio leverage . Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur tentang aktiva perusahaan didanai oleh utang. Dan juga untuk mengukur tentang kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjangnya.
  3. Rasio Aktifitas atau Activity Ratio , Rasio aktifitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi penggunaan sumber daya perusahaan seperti penjualan, sediaan, penagihan piutang, dan yang lainnya atau bisa juga disebut sebagai rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.
  4. Rasio Profitabilitas atau Profitability Ratio , Rasio profitabilitas adalah rasio untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk mencari keuntungan maupun laba dalam suatu periode yang telah ditentukan .
  5. Rasio Pertumbuhan atau Growth Ratio , rasio pertumbuhan adalah rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan posisi keuangannya saat terjadinya pertumbuhan perekonomian dan dalam sektor usahanya.
  6. Rasio Penilaian atau Valuation Ratio , rasio penilaian bisa juga disebut dengan rasio pasar yaitu rasio yang memberikan ukuran kemampuan manajemen untuk menciptakan nilai pasar usahanya terhadap biaya investasi.

Sumber: taralite

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *