Apa yang Paling Dicari Dari Belanja Online?

Belanja online pada masa sekarang sudah bukan hal yang luar biasa lagi. Bahkan untuk kebutuhan rumah tangga semacam sabun mandi saja banyak yang membeli secara online.

Sekarang ini banyak dari kita yang mager alias males gerak. Mulai dari barang hingga transportasi pun harus menghampiri kita. Positifnya transportasi seperti ojek semua menjadi transparan tarifnya. Tidak ada istilah pukul tarif lagi.

Kembali ke belanja online kenapa dari kita lebih suka belanja online, berikut paparan saya kenapa saya lebih menyukainya:

  1. Mager alias Males Gerak

Perkerjaan yang padat memaksa kita untuk tetap stay di kantor, hingga akhirnya waktu untuk membeli sesuatu yang sepele pun kadang tidak ada. Kadang sebenarnya tidak ada pekerjaan, namun juga males kalau harus mampir-mampir pulangnya.

  1. Harga Bisa Dibandingkan

Membeli barang memang  utamanya adalah memilih harga yang paling murah.  Dengan berbelanja online saya bisa membandingkan harga dari toko A sampai Z. Berbeda dengan belanja konvensional, mau tidak mau saya harus menerima harga yang disebutkan pelayan toko. Bisa sih dibandingkan dari toko ke toko, namun tentunya ini juga kurang efektif dalam hal biaya.

  1. Cari Produk Yang Tidak Ada

Nah ini sepertinya mengapa saya sering berbelanja online, produk yang saya cari tidak ada di toko kota saya. Yup, keterbatasan modal tentunya tidak mungkin toko menyediakan semua pilihan barang yang saya mau. Kadang dengan belanja online saya bisa menemukan barang yang tidak ada di Indonesia.

  1. Banyak Promo

Jika anda memiliki tabungan atau kartu kredit, biasanya beberapa toko online akan mengadakan promosi potongan harga. Untuk kartu kredit paling sering mengadakan promosi cashback. Maklum saja pengguna kartu kredit memang terbatas pada orang yang memenuhi syarat dari bank dan juga mereka membayar biaya tahunan untuk kartunya.

Namun jangan khawatir, bank juga sering kok mengadakan potongan harga untuk pengguna tabungan tanpa kartu kredit.

Sedangkan kekurangannya berbelanja online adalah:

  1. Barang yang dijual terkesan gaib

Disini gaib yang saya maksud kadang kita tidak tahu kondisi barang yang kita beli. Banyaknya barang yang dibawa kurir pengiriman juga menjadi andil rusaknya barang pesanan kita. Hal ini biasanya disiasati oleh penjual dengan memberikan bubble wrap. Namun tentunya kita pernah dengar kan kurir yang senang melempar barang ke dalam truk box. Kalau mau searching Youtube kita akan banyak mendapatkan kasus yang saya maksud ini.

  1. Harus Bayar Ongkos Kirim Dan Biaya Siluman

Meskipun beberapa toko online ada yang menerapkan gratis ongkos kirim, namun sepertinya yang satu ini masih menjadi kendala bagi pembeli seperti saya. Yes kalau anda tinggal di daerah Jabodetabek hal ini tidak menjadi masalah, lalu bagaimana dengan teman-teman yang tinggal di luar Pulau Jawa atau di Pulau Jawa namun di daerah yang terpencil, siap-siap anda bayar mahal untuk ongkirnya. Untuk anda yang senang belanja online dari luar Indonesia tentunya ingat dengan beberapa kasus paket tertahan karena harus punya ijin SNI (padahal beli 1 mainan saja) dan biaya-biaya siluman lain. Kenapa saya bilang siluman? Hitungan pajak masuk kadang tidak masuk akal untuk barang dari luar negeri. Bisa anda searching Google berapa banyak paket yang akhirnya tidak diambil karena biaya barang dan pajaknya tidak seimbang alias mahalan pajaknya.

  1. Perbedaan Kecepatan Pelayanan Jasa Kurir

Jasa kurir antar daerah bisa berbeda di setiap lokasi. Anda tinggal didaerah A biasanya akan lebih cepat jasa kurir A dan seterusnya. Jadi, jika kadang saya harus ekstra sabar menunggu paket dating.

  1. Kena Tipu Barang Palsu

Ini bukan jargon dari salah satu toko online saja, namun para pembeli sering mengalami hal ini. Selain barang KW, kadang kita bisa tertipu gambar. Di gambar yang dipasang sangat bagus, setelah dating ternyata di luar ekspetasi kita alias sangat buruk.

Bagaimana? Anda lebih senang belanja online atau konvensional?

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *